Satu Lagi Warga Positif DBD

Demam Berdarah Dengeu (DBD) terus menyerang di Lombok Tengah. Sejak Januari 2012 lalu hingga saat ini tercatat 5 orang yang sudah positif DBD, sementara belasan lainnya masih susfek DBD. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah dr. Nurhandini Eka Dewi S.pA, mengatakan satu orang warga yang terkena DBD tersebut adalah Eva Kartini (13 tahun), warga Dolog Kelurahan Semayan Kecamatan Praya. “Saat ini korban sudah kita tangani di RSUD Praya,” jelasnya.

Terhadap kasus tersebut pihak Dinas Kesehatan sendiri akan melakukan berbagai langkah strategis diantaranya melakukan penyelidikan evidemialogis (PE) untuk mencari sumber nyamuk baru dilakukan penyemprotan. Kasus DBD memang terjadi sepanjang tahun akan tetapi puncak DBD terjadi pada Oktober hingga Desember dan Januari hingga April karena itu diminta kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap DBD.

“Bentuk kewaspadaan yang kita maksudkan adalah melakukan pembersehian terhadap lingkungan rumah kita sendiri, caranya adalah 3M itu sendiri,” kata Eka. Eka sendiri mengaku kasus DBD di Lombok Tengah belum mengalami peningkatan namun hingga saat ini sudah 5 orang yang terkena. Sebelumnya 4 warga terkapar akibat DBD di wilayah Kecamatan Batukliang. Selain masalah DBD, kasus yang mengancam warga sekarang ini adalah kasus Ispa. Kasus ini sangat rentan menjangkiti anak anak atau balita terutama dalam kondisi dingin dan angin kencang. “Kalau angin seperti sekarang ini, sangat berbahaya bagi balita, karena itu diminta kepada warga untuk berhati hati,” jelasnya.

Selain itu Dinas Kesehatan juga menghimbau kepada warga untuk menggunakan masker selama dalam perjalanan keluar sebab dengan kondisi angin yang sangat kencang ini, akan berpotensi menimbulkan penyakit radang paru paru akibat debu yang masuk melalui hidung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *