Revitalisasi Pasar Tradisional Menyusul Pesatnya Pasar Modern

Kementerian Perdagangan saat ini sedang mengembangkan aplikasi yang dapat memfasilitasi vendor di pasar tradisional di seluruh Indonesia untuk menawarkan produk mereka melalui layanan online. Aplikasi online untuk pasar tradisional sedang dikembangkan dengan kerjasama dari Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) dan perusahaan pemula. Menteri berharap aplikasi akan siap untuk beroperasi tahun ini. Dia optimis bahwa perdagangan online di pasar tradisional akan memacu persaingan yang sehat di antara vendor, karena konsumen dapat mengakses informasi online tentang ketersediaan barang pokok dan harga.

Menteri mengutip aplikasi pasar tradisional online yang dikembangkan oleh walikota Pontianak sebagai contoh. Informasi online menunjukkan data tentang harga komoditas di setiap pasar di kota. Masyarakat dapat mengakses informasi dan mencari tahu harga terbaik yang ditawarkan.

Saya percaya pada persaingan sehat di antara pedagang, seperti yang ada di Pontianak. Akhirnya, orang-oranglah yang mendapat manfaat darinya. Saya menentang anti-monopoli ini, kata menteri. Revitalisasi pasar tradisional penting menyusul pesatnya pertumbuhan pasar modern. Oleh karena itu, pemerintah telah mengambil langkah strategis dan tepat untuk memungkinkan mereka bersaing dengan pasar modern.

Artikel terkait: jasa seo bulanan profesional terbaik organik berkualitas

Ahmad Heri Firdaus, seorang pengamat ekonomi, memuji program revitalisasi pasar tradisional pemerintah sebagai langkah yang tepat untuk menghidupkan kembali kegiatan ekonomi rakyat. Program revitalisasi pasar tidak hanya menarik orang untuk berbelanja di pasar tradisional tetapi juga meningkatkan akses ke kebutuhan sehari-hari mereka, Firdaus, seorang peneliti dari Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef), mencatat dalam sebuah pernyataan.

Relevansinya adalah hal itu menarik konsumen untuk berbelanja di pasar (tradisional yang direvitalisasi). Selain itu, ini juga meningkatkan akses publik ke kebutuhan utama mereka, ungkapnya. Saat ini, masyarakat lebih suka berbelanja di tempat yang nyaman, katanya. Program revitalisasi pasar juga akan menguntungkan pengusaha kecil dan menengah, katanya. Ikuti info jasa seo handal.

Program ini telah mempertahankan keberadaan pasar tradisional dan bahkan memperkuat kelangsungan hidup mereka di tengah persaingan dengan pasar modern. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah menyatakan optimismenya bahwa perdagangan online di pasar tradisional akan memacu persaingan yang sehat di antara vendor, karena konsumen dapat mengakses informasi online tentang ketersediaan dan harga barang-barang kebutuhan pokok.

Menteri mengutip aplikasi pasar tradisional online yang dikembangkan oleh walikota Pontianak sebagai contoh. Informasi online menunjukkan data tentang harga komoditas di setiap pasar di kota. Masyarakat dapat mengakses informasi dan mencari tahu harga terbaik yang ditawarkan.

Saya percaya pada persaingan sehat di antara pedagang, seperti yang ada di Pontianak. Akhirnya, orang-oranglah yang mendapat manfaat darinya. Saya menentang anti-monopoli ini, kata menteri. Kementerian Perdagangan saat ini sedang mengembangkan aplikasi yang dapat memfasilitasi vendor di pasar tradisional di seluruh Indonesia untuk menawarkan produk mereka melalui layanan online. Follow jasa seo murah bergaransi halaman 1 Google.

Aplikasi online untuk pasar tradisional sedang dikembangkan dengan kerjasama dari Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) dan perusahaan pemula. Menteri berharap aplikasi akan siap untuk beroperasi tahun ini. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil Kementerian Perdagangan, pemerintah daerah, manajer pasar tradisional, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengembangkan sistem jaringan online untuk vendor di pasar tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *