Konsultasi Tingkat Pemimpin Antara Kedia Negara

Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kemungkinan kerja sama antara Aramco dan Pertamina untuk membangun kilang minyak di Cilacap, Wakil Sekretariat Presiden untuk Protokol, Pers, dan Media, Bey Machmudin mengutip Marsudi mengatakan setelah kesimpulan pertemuan. Marsudi mengatakan bahwa satu aspek yang terkait dengan penilaian aset kilang minyak yang direncanakan belum diselesaikan pada pertemuan tersebut.

Menteri menggemakan ketajaman Presiden Jokowi untuk menyaksikan resolusi segera untuk proses penilaian aset. Segera setelah tiba di Indonesia, presiden akan bertemu dengan beberapa menteri untuk mengatasi masalah ini, katanya. Arab Saudi juga telah menyatakan keinginannya untuk bekerja sama di sektor petrokimia dengan Indonesia, menteri tersebut menegaskan.

Delegasi Saudi diperkirakan akan mengunjungi Indonesia untuk membahas rencana untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi terkait dengan industri minyak dan petrokimia, katanya. Kepala Staf Presidensial Moeldoko dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel juga terlihat pada pertemuan tersebut bersama dengan Jokowi.

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi telah sepakat untuk membentuk mekanisme konsultasi tingkat pemimpin dan mengadakan pertemuan tahunan antara kedua negara. Kesepakatan itu tercapai ketika Presiden Indonesia Joko Widodo mengadakan pembicaraan bilateral dengan Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman di Istana Putra Mahkota di Riyadh pada Minggu malam.

Putra Mahkota Muhammad bin Salman juga menyelenggarakan perjamuan untuk menghormati pemimpin Indonesia. Menurut Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi yang menemani Presiden selama pembicaraan bilateral, Indonesia dan Arab Saudi telah sepakat untuk membentuk mekanisme konsultasi tingkat pemimpin dan mengadakan pertemuan tahunan antara kedua negara.

Baca juga artikel: Paket SEO Murah Berkualitas Garansi Rank Halaman 1 Google.

Indonesia dan Arab Saudi telah sepakat untuk mengadakan pertemuan segera untuk membahas investasi dan kerjasama ekonomi lainnya, wakil protokol sekretariat presiden. pers dan media, Bey Machmudin mengutip Retno mengatakan pada hari Senin. Pada pertemuan tersebut, Putra Mahkota menegaskan kembali minat Saudi untuk bekerja sama dengan Indonesia di bidang energi dan petrokimia.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia ingin menjadi bagian dari realisasi Visi Arab Saudi 2030. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Anggota Komisi Urusan Ekonomi Dewan Perwakilan Rakyat, Firman Subagyo, mengatakan bahwa kelapa sawit telah ditetapkan sebagai komoditas strategis nasional sehingga harus dilindungi melalui undang-undang khusus.

Baca juga artikel: dengan memakai layanan seo

Ia percaya, jika Indonesia sudah memiliki undang-undang khusus yang mengatur dan melindungi kelapa sawit, sulit bagi pihak-pihak tertentu seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk melakukan kampanye hitam pada produk perkebunan nasional. Undang-undang ini diperlukan karena industri kelapa sawit telah terbukti menjadi pilar perekonomian nasional, katanya melalui informasi tertulis di Jakarta pada hari Minggu.

Politisi Partai Golkar menyatakan bahwa mungkin ada sejumlah partai yang berusaha keras untuk mencegah atau bahkan ingin menggagalkan pembahasan RUU kelapa sawit di DPR. Menurutnya, Eropa selalu dan akan terus menghambat perkembangan industri kelapa sawit Indonesia, karena ingin melindungi komoditas pertaniannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *