Balai Pusaka Sebaya Tanta Segera Diresmikan

14 Juli, bangunan Balai Pusaka Sebaya Tanta (BPST) di Gubug Adat Karang Bajo, Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Lombok Utara akan diresmikan. Masyarakat adat di sana sangat berharap agar Gubernur NTB KH M Zainul Majdi dapat meresmikan gedung tersebut.

”Balai Pusaka Sebaya Tanta akan dijadikan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda Lombok Utara. Karena itu, masyarakat adat sangat mengharapkan kehadiran gubernur untuk meresmikan pembangunan gedung tersebut,” kata Kertamalip, Kepala Desa Karang Bajo saat menghadiri pertemuan yang dihadiri puluhan tokoh adat dari beberapa desa di Kecamatan Bayan untuk membahas persiapan peresmian dan melengkapi kepengurusan Lembaga Pranata Adat (LPA) di Balai Sebaya Tanta.

Ketua LPA, Rianom memaparkan bahwa dana pembangunan BPST ini langsung dari pusat melalui Litbang PU Denpasar Bali dengan menggunakan konstruksi bangunan dari limbah batu apung.

Untuk tahap awal, ada beberapa bangunan yang sudah selesai, yaitu berugak saka enam, balai pertemuan, dan sekretariat yang sekaligus sebagai tempat penginapan.
Menurut Ketua BPD Karang Bajo itu, BPST dihajatkan sebagai tempat pertemuan dan pendidikan serta pelatihan bagi generasi muda KLU.

Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kamardi menjelaskan arti Pusaka Sebaya Tanta, yaitu Pusaka merupakan sebuah singkatan dari Pusat Keberdayaan Warga. Sebaya artinya sepakat atau kebersamaan, dan Tanta adalah cara.

“Jadi, BPST adalah sebagai balai pusat keberdayaan warga untuk bersama-sama memajukan masyarakat adat dengan cara dan persepsi yang sama,” katanya.