Bahasa Inggris Dalam Perspektif Pejabat Bilateral

Sementara itu, lima kota mencatat deflasi, dengan rekor tertinggi 1,27 persen di Manado, dan nilai terendah 0,04 persen di Maumere. Inflasi April 2019 membawa inflasi kalender dari Januari hingga April 2019 menjadi 0,8 persen, dan inflasi year-on-year menjadi 2,83 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) telah mencatat bahwa kedatangan wisatawan di Indonesia melonjak 5,9 persen pada Maret 2019 menjadi 1,34 juta, dari 1,27 juta sebulan sebelumnya. “Biasanya, jumlah kedatangan wisatawan pada bulan Maret melampaui Februari, karena Maret memiliki jumlah hari lebih banyak daripada Februari,” kata Kepala BPS Suharyanto di Jakarta pada hari Kamis.

Suharyanto mencatat bahwa 765,80 ribu wisatawan yang tiba di Indonesia pada bulan Maret adalah pelancong udara, sementara 384,80 ribu mengambil rute laut, dan 188,07 ribu datang melalui darat. Kedatangan wisatawan pada bulan Maret membawa angka menjadi 3,82 juta dari mereka yang mengunjungi Indonesia pada kuartal pertama 2019, dengan demikian menunjukkan kenaikan 4,28 persen dari 3,66 juta yang tercatat selama periode yang sama tahun lalu, ia menunjukkan.

Bahasa Inggris Dalam Perspektif Pejabat Bilateral. Dibandingkan dengan Maret 2018, jumlah kedatangan wisatawan dari negara-negara anggota ASEAN mencatat kenaikan tertinggi 11,66 persen, sedangkan penurunan tertinggi 12,71 persen pada Maret 2019 tercatat dalam jumlah wisatawan yang datang dari Asia selain ASEAN, katanya. .

Malaysia menyumbang hampir 281,4 ribu, atau 21,02 persen, dari kedatangan wisatawan pada bulan Maret, diikuti oleh 180,3 ribu, atau 13,47 persen, dari Singapura; 166,9 ribu, atau 12,47 persen, dari Tiongkok; 99,2 ribu, atau 7,41 persen, dari Timor Leste; dan 93,4 ribu, atau 6,98 persen, dari Australia. Semua tempat kursus bahasa inggris di pare kediri jawa timur.

“Kami terus memiliki potensi besar untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Indonesia, tidak hanya dalam hal jumlah mereka tetapi juga lama tinggal mereka karena Indonesia memiliki beberapa tujuan wisata yang indah,” tambahnya. Uzbekistan Airways mendaratkan penerbangan pertamanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada akhir Rabu, setelah perjalanan 11 jam dari Tashkent. Pesawat komersial itu memiliki 50 penumpang, sebagian besar warga Uzbek, yang transit di Kuala Lumpur dan Singapura.

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Ulugbek Rozukulov mengatakan bahwa penerbangan Uzbekistan Airways diharapkan untuk meningkatkan hubungan bilateral, khususnya hubungan antar manusia.

“Peluncuran penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Tashkent akan memfasilitasi lebih banyak orang dari kedua negara untuk berkunjung untuk bisnis dan untuk acara sosial dan budaya,” kata Rozukulov di sebuah acara untuk menyambut penerbangan pertama Uzbekistan Airways di Terminal 3 di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, Duta Besar Merek Uzbekistan untuk Indonesia Margianti menunjuk ke Uzbekistan yang telah memberlakukan peraturan bebas visa untuk beberapa negara, termasuk Indonesia, berdasarkan tingkat minat yang tinggi di antara orang Indonesia untuk mengunjungi negara tersebut.

“Sebelumnya, para pelancong harus transit di Kuala Lumpur, Bandara Incheon, atau melalui Istanbul,” kata Margianti. Uzbekistan telah mengukur potensi untuk menarik wisatawan Indonesia untuk bepergian untuk tujuan keagamaan, katanya, menambahkan bahwa Uzbekistan adalah rumah bagi makam beberapa imam yang sangat terhormat, seperti Imam Bukhari dan Imam Tarmizi. Klik biaya kursus murah disana.

Presiden Direktur perusahaan layanan bandara milik negara PT Gapura, I Dewa Gede Mahayana memuji penerbangan pertama Uzbekistan Airways, menegaskan bahwa itu akan menawarkan momentum yang baik untuk mendorong kedatangan wisatawan asing serta penerbangan kargo. Uzbekistan telah berubah menjadi bandara transit untuk maskapai internasional, katanya. “Oleh karena itu, ini akan meningkatkan perekonomian kita. Secara keseluruhan, kami sangat senang karena akan menambah pengalaman kami dalam menangani penerbangan dari Asia Tengah,” katanya.

Saat ini, operator bandara milik negara PT Angkasa Pura II telah menangani 25 penerbangan internasional yang diproyeksikan akan meningkat di masa mendatang, dengan mempertimbangkan frekuensi penerbangan domestik yang rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *