700 Honorer Diakomodasi Pemkab Loteng

Rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk mengakomodasi Tenaga Honorer menemukan titik terang, Pada perubahan APBD 2011, Pemkab Lombok Tengah hanya menganggarkan gaji 700 honorer.

honorer yang diakomodasi gajinya dalam perubahan APBD, harus tidak bertentangan dengan PP 48 tahun 2005. Anggaran gaji honorer yang tidak bertentangan dengan PP 48, telah lolos dari evaluasi gubernur. Dan kini sedang dalam proses pembahasan oleh Tim Banggar DPRD Loteng.

Dalam pertemuan banggar dan TAPD adalah membahas hasil evaluasi gubernur. Termasuk di dalamnya, alokasi gaji untuk 700 honorer. M Agus Setiawan Pemerhati honorer Lombok Tengah, mengatakan 700 honorer yang diakomodasi oleh pemerintah. honorer yang tidak bertentangan dengan PP 48 tahun 2005..

pemerintah berjanji menganggarkan dana tali asih melalui perubahan APBD tahun 2011. Namun kenyataannya, tali asih mentok ketika di pembahasan anggaran di DPRD.
Hanya honorer yang tidak bertentangan dengan PP 48 yang akan diakomodasi. Padahal, sebelumnya pemerintah telah berjanji mempertahankan tenaga teknis seperti guru, tenaga kesehatan, Pol PP, tenaga E- KTP dan tenaga kebersihan.

Dikatakan.M Agus Ia memastikan banyak kekacauan yang akan terjadi setelah perubahan APBD ditetapkan. Tenaga kebersihan yang diangkat di atas tahun 2005 akan terus melanjutkan aksi mogok dan berhenti sama sekali. Pun demikian dengan operator pembuatan KTP yang sebagian besar tidak masuk kategori PP 48 tahun 2005. Kalau operator pembuatan KTP berhenti, M.Agus yakin program E KTP di Loteng akan kacau.

Sepengetahuan M.Agus, dari 100 operaor E KTP di semua kecamatan, sebagian besar merupakan tenaga honorer. jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *